Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dituding Gerakan ASN, Ini Tanggapan Tim Pemenangan dan Kuasa Hukum Genius-Ridwan

20 Oktober 2024 | 16:45 WIB Last Updated 2024-10-20T09:50:54Z

PARIAMAN- Paslon nomor urut 01 Genius-Ridwan dituding oleh Tim 03 Balad-Mulyadi mengarahkan puluhan ASN untuk menggalang dana kampanye.

Perihal itu dibantah oleh Ketua Tim Pemenangan Genius-Ridwan, Fadhly. Ia katakan selama ini pihaknya tidak pernah menerima atau mengarahkan ASN seperti yang dimaksud dalam pemberitaan yang berkembang.

"Tuduhan tersebut tidak beralasan dan jelas-jelas hanya membentuk opini untuk menyerang pasangan GERI (Genius Ridwan)," ungkap Fadhly, Sabtu (19/10).

Dijelaskannya, pada dasarnya pihaknya mendukung soal netralitas karena sejatinya ASN harus netral dan bekerja sesuai fungsinya.

"Namun isu yang dibangun oleh tim sebelah itu menyangkut-pautkan Paslon 01. Bahkan dengan gamblangnya menuduh bahwa pihak kami menggalang dana kampanye," kata Fadhly.

Setelah didalami, lanjut Fadhly, ia heran bagaimana bisa kuasa hukum Balad-Mulyadi menjadikan hanya screenshot dari Hp sebagai barang bukti untuk menjatuhkan pihaknya.

"Kami ragu dengan kebenaran screenshot itu, apakah itu dibuat sebelum penetapan atau apakah itu cuma grup 'siluman'," katanya.

Sejauh ini Fadhly dan timnya menilai bahwa tim Balad-Mulyadi sudah bermain kasar dan melakukan penyerangan dengan membentuk opini publik.

"Mereka penebar fitnah. Mereka lakukan segala cara untuk merusak situasi Pilkada Damai. Mereka sama sekali tidak mendukung pilkada Berdunsanak," katanya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Genius-Ridwan Mhd Khadafi Abdullah, Adri Suryadi dan Riski Putra Zulfa membeberkan pihaknya tidak menutup kemungkinan bakal melaporkan juga terkait isu yang dilemparkan oleh kubu 03 ke polisi sebagai bentuk laporan pencemaran nama baik serta UU ITE.

"Kami selaku tim hukum 01 menilai pelaporan tim hukum 03 tersebut adalah prematur seharusnya yang bersangkutan harus koreksi dulu kebenarannya jangan pelaporan ini dijadikan framing untuk menggiring opini menjatuhkan elektabilitas paslon 01," ungkap Khadafi.


×
Berita Terbaru Update