Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DBD di Pariaman 'Membabi Buta', Akibat Kurangnya Kesadaran Lingkungan

08 Agustus 2024 | 16:58 WIB Last Updated 2024-08-08T09:58:26Z

SUMBAR- Kasus demam berdarah di Kota Pariaman menelan korban 60 orang, dua diantara korban tersebut meninggal dunia. Penyebab utama dari kasus ini adalah kurangnya kesadaran warga terhadap lingkungan.

PLT sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman membeberkan kepada Sumbarkita puluhan korban tersebut tercatat dari Januari hingga Agustus tahun ini. 

"Kasus demam berdarah cukup tinggi di wilayah Kota Pariaman. Bahkan sudah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di mana dua korban meninggal dunia," ungkap PLT sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rio saat diwawancarai, Kamis (8/8).

Sampai hari ini, lanjut Rio, tercatat 60 korban demam berdarah dan dipantau secara intensif. 

"Kita melakukan pemantauan terus-menerus agar tidak menimbulkan korban jiwa lagi atau meninggal dunia. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak," ujarnya. 

Menurutnya, pencegahan terjadinya kasus demam berdarah tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. 

"Seluruh elemen masyarakat harus terlibat jika ingin memutus rantai kasus demam berdarah. Terutama bagi masyarakat mereka harus benar-benar perhatian terhadap lingkungan di mana titik-titik tempat berkembang biaknya nyamuk," kata Rio.

Perkembangbiakan nyamuk berlangsung dengan cepat hanya butuh beberapa hari. 

"Fogging atau penyemprotan tidak terlalu efektif untuk memberantas jentik nyamuk. Hal yang paling penting adalah membersihkan atau menghilangkan tempat berkembangnyya jentink di lingkungan masing-masing," katanya.

Iya juga mengungkapkan bahwa demam berdarah di Kota Pariaman tinggi tiap tahunnya. 

"Setiap tahun angka demam berdarah ini selalu tinggi. Namun pada 2018 ada penurunan karena ada program penanaman bunga sehingga lingkungan bersih dan itu sangat berdampak pada penekanan angka demam berdarah," kata Rio.

Oleh karena itu, lanjut Rio, ia berharap seluruh warga Kota Pariaman benar-benar memperhatikan kebersihan lingkungan.
×
Berita Terbaru Update